Kamis, 05 Mei 2016

Contoh Soal Persediaan (Inventory)



Contoh Soal:

Tanggal
Keterangan
Kuantitas
Harga
2 Jan
10 Maret
5 April
7 Mei
21 Sept
18 Nov
20 Nov
10 Des
Persediaan awal
Pembelian
Penjualan
Penjualan
Pembelian
Pembelian
Penjualan
Penjualan
200 unit
300 unit
200 unit
100 unit
400 unit
100 unit
200 unit
200 unit
Rp. 9.000
Rp.10.000
Rp.15.000
Rp.15.000
Rp.11.000
Rp.12.000
Rp.17.000
Rp.18.000

a)      hitunglah nilai persediaan akhir (per 31 Desember 2001) sistem periodik dan sistem perpetual dengan metode FIFO, LIFO dan rata-rata (average)!
b)      Hitunglah harga pokok penjualan dan laba kotor!

Jawaban :

Persediaan Akhir
  1. Sistem Periodik

Persediaan awal (2 Jan 2001)                          200 unit
Pembelian                                                        800 unit
Barang tersedia untuk dijual                        1.000 unit
Penjualan                                                         700 unit
Persediaan akhir (31 Des 2001)                      300 unit

Barang tersedia untuk dijual:

Tanggal
Keterangan
Unit
Harga/unit
Total Harga
02/01
Persediaan awal
200
9.000
1.800.000
10/03
Pembelian
300
10.000
3.000.000
21/09
Pembelian
400
11.000
4.400.000
18/11
Pembelian
100
12.000
1.200.000


1.000

10.400.000



a)      FIFO (masuk pertama keluar pertama)
Persediaan akhir

Tanggal
Unit
Harga/unit
Total harga (Rp)
21/09
200
Rp.  11.000
2.200.000
18/11
100
Rp.  12.000
1.200.000
Jumlah
300

3.400.000







b)      LIFO (masuk terakhir keluar pertama)
Persediaan akhir

Tanggal
Unit
Harga/unit
Total harga (Rp)
02/01
200
Rp.  9.000
1.800.000
10/03
100
Rp.  10.000
1.000.000
Jumlah
300

2.800.000








c)      Rata-rata (average)

Harga rata-rata per unit                       = Rp.  10.400.000 / 1.000 unit
                                                            = Rp.  10.400
Persediaan akhir                                  = 300 unit x Rp. 10.400
                                                            = Rp.  3.120.000

  1. Sistem Perpetual
    1. FIFO (masuk pertama keluar pertama)
Tanggal
Pembelian
Harga Pokok Penjualan
Persediaan
unit
Harga /unit
Total harga
unit
Harga /unit
Total harga
unit
Harga /unit
Total harga
02/01
-
-
-
-
-
-
200
9.000
1.800.000
10/03
300
-
10.000
-
3.000.000
-
-
-
-
-
-
-
200
300
9.000
10.000
1.800.000
3.000.000
05/04
-
-
-
200
9.000
1.800.000
300
10.000
3.000.000
07/05
-
-
-
100
10.000
1.000.000
200
10.000
2.000.000
21/09
400
11.000
4.400.000
-
-
-
200
10.000
2.000.000
18/11
100
-
-
12.000
-
-
1.200.000
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
200
400
100
10.000
11.000
12.000
2.000.000
4.400.000
1.200.000
20/11
-
-
-
-
-
-
200
-
10.000
-
2.000.000
-
400
100
11.000
12.000
4.400.000
1.200.000
10/12
-
-
-
-
-
-
200
-
11.000
-
2.200.000
200
100
11.000
12.000
2.200.000
1.200.000
Total
800
-
8.600.000
700
-
7.000.000
300
-
3.400.000


    1. LIFO (masuk terakhir keluar pertama)

Tanggal
Pembelian
Harga Pokok Penjualan
Persediaan
unit
Harga /unit
Total harga
unit
Harga /unit
Total harga
unit
Harga /unit
Total harga
02/01
-
-
-
-
-
-
200
9.000
1.800.000
10/03
300
-
10.000
-
3.000.000
-
-
-
-
-
-
-
200
300
9.000
10.000
1.800.000
3.000.000
05/04
-
-
-
-
-
-
200
-
10.000
-
2.000.000
-
200
300
9.000
10.000
1.800.000
1.000.000
07/05
-
-
-
100
10.000
1.000.000
200
9.000
1.800.000
21/09
400
-
11.000
-
4.400.000
-
-
-
-
-
-
-
200
400
9.000
11.000
1.800.000
4.400.000
18/11
100
-
-
12.000
-
-
1.200.000
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
200
400
100
9.000
11.000
12.000
1.800.000
4.400.000
1.200.000
20/11
-
-
-
-
-
-
100
100
11.000
12.000
1.100.000
1.200.000
200
300
9.000
11.000
1.800.000
3.300.000
10/12
-
-
-
-
-
-
200
-
11.000
-
2.200.000
200
100
9.000
11.000
1.800.000
1.100.000
Total
800
-
8.600.000
700
-
7.500.000
300
-
2.900.000

    1. Rata-rata (average)

Tanggal
Pembelian
Harga Pokok Penjualan
Persediaan
unit
Harga /unit
Total harga
unit
Harga /unit
Total harga
unit
Harga /unit
Total harga
02/01
-
-
-
-
-
-
200
9.000
1.800.000
10/03
300
10.000
3.000.000
-
-
-
500
9.600
4.800.000
05/04
-
-
-
200
9.600
1.920.000
300
9.600
2.880.000
07/05
-
-
-
100
9.600
1.960.000
200
9.600
1.920.000
21/09
400
11.000
4.400.000
-
-
-
600
10.530
6.320.000
18/11
100
12.000
1.200.000
-
-
-
700
10.740
7.520.000
20/11
-
-
-
200
10.740
2.148.000
500
10.740
5.372.000
10/12
-
-
-
200
10.740
2..148.000
300
10.740
3.224.000
Total
800
-
8.600.000
700
-
7.176.000
300
-
3.224.000


Harga Pokok Penjualan
  1. Sistem Periodik


FIFO
LIFO
Rata-rata
Persediaan awal
Pembelian
Barang tersedia utk dijual
Persediaan akhir
Harga Pokok penjualan
1.800.000
8.600.000
10.400.000
(3.400.000)
7.000.000
1.800.000
8.600.000
10.400.000
(2.800.000)
7.600.000
1.800.000
8.600.000
10.400.000
(3.120.000)
7.280.000


  1. Sistem Perpetual


FIFO
LIFO
Rata-rata
Persediaan awal
Pembelian
Barang tersedia utk dijual
Persediaan akhir
Harga Pokok penjualan
1.800.000
8.600.000
10.400.000
(3.400.000)
7.000.000
1.800.000
8.600.000
10.400.000
(2.900.000)
7.500.000
1.800.000
8.600.000
10.400.000
(3.224.000)
7.176.000


Penjualan

Tanggal
Unit
Harga/unit
Total harga (Rp)
05/04
200
Rp.  15.000
3.000.000
07/05
100
Rp.  15.000
1.500.000
20/11
200
Rp.  17.000
3.400.000
10/12
200
Rp.  18.000
3.600.000
Total
700
-
11.500.000










Laba Kotor
  1. Sistem Periodik


FIFO
LIFO
Rata-rata
Penjualan
Harga Pokok Penjualan

Laba Kotor
11.500.000
(7.000.000)

4.500.000
11.500.000
(7.600.000)

3.900.000
11.500.000
(7.280.000)

4.220.000

  1. Sistem Perpetual


FIFO
LIFO
Rata-rata
Penjualan
Harga Pokok Penjualan

Laba Kotor
11.500.000
(7.000.000)

4.500.000
11.500.000
(7.500.000)

4.000.000
11.500.000
(7.176.000)

4.324.000


Jurnal
  1. Periodik (FIFO)

Mencatat Pembelian:
            Pembelian                                Rp. 8.600.000
                        Utang usaha/Kas                                             Rp. 8.600.000

Mencatat Penjualan:

            Piutang Usaha/Kas                  Rp. 11.500.000
                        Penjualan                                                         Rp. 11.500.000

Penyesuaian untuk Persediaan:

            Ikhtisar Rugi Laba                  Rp. 1.800.000
                        Persediaan                                                       Rp. 1.800.000

            Persediaan                               Rp. 3.400.000
                        Ikhtisar Rugi Laba                                          Rp. 3.400.000


  1. Perpetual (FIFO)

Mencatat Pembelian:
            Persediaan                               Rp. 8.600.000
                        Utang Usaha/Kas                                            Rp. 8.600.000


Mencatat Penjualan:

            Piutang Usaha                         Rp. 11.500.000
                        Penjualan                                                         Rp. 11.500.000

            Harga Pokok Penjualan           Rp. 7.000.000
                        Persediaan                                                       Rp. 7.000.000



KASUS 4.1
 

Dibawah ini terdapat catatan mengenai persediaan PT. Khatulistiwa selama bulan September 2008 sebagai berikut:

Tanggal
Keterangan
Kuantitas
Harga
1 Sept
5 Sept
12 Sept
22 Sept
27 Sept
30 Sept
Persediaan awal
Pembelian, termin 2/10,n/60
Pembelian, termin 2/10,n/30
Penjualan
Pembelian, termin 5/10,n/30
Penjualan
100 unit
500 unit
100 unit
300 unit
100 unit
50 unit
Rp.10.000
Rp.12.000
Rp.15.000
Rp.25.000
Rp 20.000
Rp.30.000

Diminta: tentukan nilai persediaan akhir, harga pokok penjualan dan laba kotor jika diasumsikan perusahaan menerapkan sistem periodik FIFO dan sistem perpetual LIFO.

Jawaban :
Periodik FIFO

Persediaan yang tersedia untuk dijual (unit) ialah:
= 100 + 500 + 100 + 100
= 800 unit

Persediaan yang tersedia untuk dijual:
= [(100xRp. 10.000)+(500xRp.12.000)+(100xRp.15.000)+(100xRp.20.000)]
= Rp. 10.500.000

Unit persediaan akhir:
= Persediaan yang tersedia untuk dijual – unit terjual
= 800 unit – 350 unit
= 450 unit

Nilai unit akhir:
= 100 unit @ Rp. 20.000        = Rp. 2.000.000
= 100 unit @ Rp. 15.000        = Rp. 1.500.000
= 250 unit @ Rp. 12.000        = Rp. 3.000.000
   450 unit                                = Rp. 6.500.000

Harga pokok penjualan:
= Nilai persediaan yang tersedia untuk dijual – nilai persediaan akhir
= Rp. 10.500.000 – Rp. 6.500.000
= Rp.  4.000.000




Laba Kotor:
= Hasil penjualan – Harga pokok penjualan
= Rp. 9.000.000 – Rp. 4.000.000
= Rp. 5.000.000

Perpetual LIFO

Tanggal
Pembelian
Harga Pokok Penjualan
Persediaan
unit
Harga /unit
Total harga
unit
Harga /unit
Total harga
unit
Harga /unit
Total harga
01/09
-
-
-
-
-
-
100
10.000
1.000.000
05/09
300
12.000
6.000.000
-
-
-
-
-
-
100
500
10.000
12.000
1.000.000
6.000.000
12/09
100
-
15.000
-
1.500.000
-
-
-
-
-
-
-
100
500
100
10.000
12.000
15.000
1.000.000
6.000.000
1.500.000
22/09
-
-
-
100
200
15.000
12.000
1.500.000
2.400.000
100
300
10.000
12.000
1.000.000
3.600.000
27/09
100
-
20.000
-
2.000.000
-
-
-
-
-
-
-
100
300
100
10.000
12.000
20.000
1.000.000
3.600.000
2.000.000
30/09

-
-


-
50
-
-
20.000
-
-
1.000.000
-
-
100
300
50
10.000
12.000
20.000
1.000.000
3.600.000
1.000.000
Total
700
-
9.500.000
350
-
4.900.000
450
-
5.600.000

Jadi dengan metode perpetual LIFO dapat diketahui hal-hal sebagai berikut:
Nilai persediaan akhir             Rp. 5.600.000
Harga Pokok penjualan           Rp. 4.900.000
Laba kotor                               = Rp. 9.000.000 – Rp. 4.900.000
                                                = Rp. 4.100.000


KASUS 4.2
 


Data  yang berhubungan dengan persediaan PT. Andromeda adalah sebagai berikut:

Tanggal
Keterangan
Kuantitas
Harga
1 Juli
8 Juli
9 Juli
13 Juli
19 Juli
23 Juli
25 Juli
Persediaan awal
Pembelian
Penjualan
Pembelian
Penjualan
Pembelian
Penjualan
55 unit
25 unit
60 unit
40 unit
30 unit
50 unit
10 unit
Rp.320
Rp.325
Rp.400
Rp.328
Rp.600
Rp.330
Rp.620

Diminta: Hitunglah harga pokok persediaan pada 31 Juli 2005 jika PT. Andromeda menggunakan penetapan harga pokok metode LIFO dengan sistem persediaan periodik dan perpetual.

Jawaban:

Periodik LIFO
Unit tersedia untuk dijual
= 55 + 25 + 40 + 50
= 170 unit

Nilai persediaan tersedia untuk dijual
= [(55xRp. 320)+(25xRp.325)+(40xRp.328)+(50xRp.330)
= 17.600+8.125+13.120+16.500
= Rp. 55.345

Jumlah unit persediaan akhir
= unit tersedia untuk dijual – unit yang terjual
= 170 unit – 100 unit = 70 unit

Nilai persediaan akhir (70 unit)
= 55 x Rp. 320                        = Rp. 17.600
= 15 x Rp. 325                        = Rp.   4.875
= 70 unit                      = Rp. 22.475

Harga pokok penjualan
= Nilai persediaan tersedia untuk dijual – nilai persediaan akhir
= Rp. 55.345 – Rp. 22.475
= Rp. 32.870




Laba Kotor
= Hasil penjualan – harga pokok penjualan
= [(400x60)+(600x30)+(620x10) – Rp.32.870]
= (24.000+18.000+6.200) – Rp.32.870
= Rp. 48.200 – Rp. 32.870
= Rp. 15.330

Perpetual LIFO
Tgl
Pembelian
Penjualan
Saldo
01/07
-
-
55@Rp.320=Rp.17.600
08/07
25 @ Rp.325 = Rp.8.125
-
25@ Rp.325=Rp. 8.125
09/07
-
25 @ Rp.325 = Rp.8.125
35@ Rp.320 = Rp. 11.200
20@Rp. 320=Rp.6.400
13/07
40 @ Rp.328 = Rp.13.120
-
20@Rp. 320=Rp.6.400
40 @ Rp.328=Rp.13.120
19/07
-
30 @ Rp.328 = Rp. 9.840
20@Rp. 320=Rp.6.400
10@Rp.328=Rp.3.280
23/07
50 @ Rp. 330 = Rp. 16.500
-
20@Rp. 320=Rp.6.400
5@ Rp.330 = Rp.16.500
25/07

10 @ Rp.330 = Rp. 3.300
20@Rp. 320=Rp.6.400
40@Rp.330=Rp.13.200
31/07
115 unit            Rp.37.745
100 unit            Rp. 32.465
70 unit           Rp. 22.880


Harga pokok penjualan
Persediaan akhir

Jadi dengan menerapkan metode perpetual LIFO dapat diketahui sebagai berikut:
Nilai Persediaan akhir sebesar Rp.22.880
Harga pokok penjualan sebesar           Rp.32.465
Laba Kotor                                          = Rp.48.200 – Rp.32.465
                                                            = Rp. 5.735




Soal-soal Latihan
 

  1. Catatan akuntansi PT. Galactica menunjukkan pembelian dan pemakaian bahan dalam bulan Maret 2007 adalah sebagai berikut:

Tanggal
Keterangan
Kuantitas
Harga
1 Maret
4 Maret
8 Maret
11 Maret
25 Maret
30 Maret
Persediaan awal
Pembelian
Pembelian
Penjualan
Pembelian
Pembelian
200 unit
300 unit
100 unit
250 unit
300 unit
300 unit
Rp.150
Rp.170
Rp.190
Rp.230
Rp.200
Rp.330

Diminta: Hitung persediaan akhir:harga pokok penjualan, dan laba kotor jika perusahaan menerapkan FIFO periodik dan rata-rata (average) perpetual.

  1. PT. Integro mencatat transaksi-transaksi persediaan selama periode bulan November 2004 sebagai berikut:

Tanggal
Keterangan
Kuantitas
Harga
1 Nov
3 Nov
4 Nov
8 Nov
9 Nov
11 Nov
13 Nov
23 Nov
29 Nov
Pembelian
Penjualan
Pembelian
Pembelian
Penjualan
Penjualan
Pembelian
Penjualan
Pembelian
600 unit
500 unit
1.500 unit
800 unit
1.400 unit
600 unit
1.200 unit
1.200 unit
800 unit
Rp.6.000
Rp.9.000
Rp.5.500
Rp.6.250
Rp.9.000
Rp.10.000
Rp.6.300
Rp.10.000
Rp.6.500

Diminta : hitunglah jumlah persediaan akhir dan harga pokok penjualan (HPP) dengan menggunakan metode periodik dan perpetual FIFO, metode periodik dan perpetual LIFO.

1 komentar: